Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Memilih Fintech Yang Aman Untuk Meminjam Uang

Cara Memilih Fintech Yang Aman - Kemunculan fintech sekarang ini bisa memberikan dampak yang positif apabila bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kita semuanya. Karena dengan adanya fintech maka kita semuanya bisa melakukan pinjaman dan mendapatkan pinjaman dengan lebih mudah, lebih cepat dan tidak ribet seperti meminjam secara offline. Semua hal tersebut bisa terwujud apabila kita bijak dalam menggunakannya dan bisa memilih fintech yang aman.

Kenapa harus memilih fintech yang aman? Karena ketika kita meminjam secara online, sama saja kita menggadaikan data-data penting di dalam handphone kita dan beberapa dokumen penting juga kita upload. Kalau fintech yang kita pilih aman, maka data kita tersebut juga akan aman. Begitu sebaliknya jika fintech tersebut tidak bertanggungjawab, maka privasi kita bisa saja disalahgunakan.

Cara Memilih Fintech Yang Aman Untuk Meminjam Uang

Cara Memilih Fintech Yang Aman

Beberapa tips dan cara untuk memilih fintech yang aman akan kita bahas pada kesempatan kali ini. Dengan tujuan keamanan dan kenyamanan Anda dalam meminjam uang. Beberapa hal penting sebagai pertimbangan dalam memilih fintech tersebut antara lain : 

1. Pilihlah Layanan Fintech Yang Legal

Pertama-tama, sobat silahkan pilih fintech yang legal alias yang ijinnya jelas. Ini penting sekali, karena sebuah perusahaan keuangan yang benar pasti akan memberikan layanan dengan memiliki payung hukum yang jelas.

Apabila sebuah perusahaan fintech mau menempuh perizinan yang benar. Maka perusahaan tersebut sudah menunjukkan tindakan yang benar dan taat hukum. Sebaliknya jika sebuah perusahaan fintech tidak mau menempuh perizinan yang jelas, maka patut dicurigai. Jangan-jangan dia akan memberikan pelayanan yang tidak sesuai dengan aturan.

Lagi pula untuk fintech yang legal. Dia akan menjalankan pelayanan berdasarkan aturan dari lembaga pengwas keuangan atau OJK. Jadi dia tidak akan semena-mena dalam memberikan pehitungan bunga dan juga tenor pinjaman. Ini juga yang harus diutamakan peminjam agar tidak memberatkan diri sendiri.

Selain itu dengan memilih fintech yang legal. Jika terjadi sebuah permasalahan, kita ada sebuah perlindungan hukum. Atau minimal ada lembaga tempat kita melapor. Berbeda dengan fintech ilegal yang tak jelas asal usulnya dan jika terjadi masalah akan sulit untuk diselesaikan.

2. Pilihlah layanan Fintech Yang Syarat Pengajuan Standart

Yang kedua adalah masalah teknis. Pilihlah fintech dengan pelayanan yang baik. Salah satunya adalah fintech yang memberikan persyaratan yang standart. Jadi sebuah layanan pinjaman online kalau syaratnya terlalu mudah juga patut dicurigai, dan kalau terlalu sulit dengan meminta dokumen yang tidak wajar juga patut di curigai.

Artinya pilihlah fintech yang meminta syarat wajar. Beberapa syarat tersebut antara lain :

  • Berusia minimal 21 tahun
  • Syarat dokumen KTP
  • Syarat dokumen Slip gaji atau data pekerjaan

Ketiga syarat tersebut kebanyakan ada di pinjaman online yang terdaftar di OJK. Berbeda dengan pinjol ilegal yang kadang cuma minta syarat KTP namun dibalik itu ada pelayanan yang kurang menyenangkan.  

Kemudian hindari juga layanan fintech yang meminta syarat berlebihan seperti meminta akses ke akun bank dan sejenisnya. Karena itu terlalu berbahaya untuk keamanan akun-akun penting kita.

3. Pilih Fintech Fintech Dengan Track Record Baik

Kemudian yang selanjutnya adalah pilihlah fintech dengan track record yang baik. Jadi sebelum melakukan pinjaman silahkan sobat mencari tahu terlebih dahulu. Kira-kira perusahaan fintech ditempat Anda meminjam tersebut aman atau tidak.

Carilah layanan fintech yang sebelumnya tidak pernah bermasalah. Teliti dan simak dari testimoni dan ulasan para pengguna sebelumnya. Biasanya di google playstore dan juga di forum-forum akan ada pembahasan mengenai sebuah layanan fintech. Nah, dari situ pastikan bahwa fintech yang Anda pilih tidak pernah bermasalah sebelumnya.

4. Hindari Fintech Yang Berbunga Tinggi Dan Bertenor Pendek

Yang selanjutnya demi kenyamanan dan juga agar tidak memberatkan Anda. Pilihlah layanan fintech yang bunganya lebih rendah. Hindari fintech yang berbunga tinggi dan bertenor pendek. Biasanya yang sering memberikan bunga tinggi dan tenor pendek seperti ini adalah pinjaman online ilegal. 

Perhatikan pada saat proses meminjam. Ketika bunga dan tenor masih wajar ya silahkan saja, Sesuai dengan kebanyakan layanan fintech yang terdaftar di OJK. Tenor minimal adalah satu bulan. Dan jika sebuah pinjol cuma memberikan tenor 1 minggu dengan bunga besar silahkan hindari pinjaman online tersebut. Selain demi tidak memberatkan Anda, juga demi menghindari layanan-layanan fintech yang tidak taat hukum.

Oke sobat diatas adalah sharing dari saya mengenai bagaimana cara memilih layanan fintech yang aman untuk meminjam uang. Semoga bisa memberikan manfaat, khususnya kepada sobat yang sekarang sedang memilih-milih layanan pinjaman online. Demikian yang dapat kami sampaikan dan terima kasih sudah berkunjung di blog mazkin.org.

Posting Komentar untuk "Cara Memilih Fintech Yang Aman Untuk Meminjam Uang"